Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Jembatan Rusak di Nagan Raya Ancam Nyawa Siswa SD Beutong Ateuh

2 jam yang lalu

Setiap hari, Atifa dan Dini, dua siswi SD Negeri 2 Beutong Ateuh di Nagan Raya, harus meniti jembatan gantung yang rusak untuk mencapai sekolah mereka. Jembatan yang kondisinya sudah memprihatinkan ini menjadi satu-satunya jalur pintas yang mereka miliki untuk menghemat waktu dan tenaga.

Kondisi jembatan yang semakin memburuk pasca-bencana di wilayah tersebut menimbulkan kekhawatiran serius bagi keselamatan para siswa dan guru. Kepala Sekolah SDN 2 Beutong Ateuh, Daman, juga merasakan kekhawatiran yang sama setiap hari melihat guru dan muridnya harus menantang maut demi pendidikan.

Kondisi Jembatan yang Membahayakan

  • Jembatan gantung yang seharusnya menjadi sarana penyeberangan aman, kini lebih mirip rongsokan besi yang menggantung.
  • Sling baja yang mulai berkarat menjadi satu-satunya tumpuan bagi para siswa.
  • Aliran sungai Beutong yang deras di bawah jembatan menambah risiko kecelakaan.

Dampak terhadap Siswa dan Warga

  • Atifa dan Dini, siswi kelas 4 dan 5, terpaksa menggunakan jembatan rusak ini untuk menghemat waktu dan tenaga.
  • Kepala Sekolah dan warga setempat merasa khawatir akan keselamatan para siswa dan guru.
  • Harapan sederhana dari warga Beutong Ateuh adalah agar pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kisah ini menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pendidikan di daerah terpencil Aceh, terutama pasca-bencana. Keamanan dan keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama agar mereka dapat menuntut ilmu dengan tenang dan aman.

Jembatan Rusak di Nagan Raya Ancam Nyawa Siswa SD Beutong Ateuh