Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meresmikan kembali fungsi Bendung Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (5/5/2026), setelah sekitar 4,5 tahun bendung tidak optimal karena banjir besar akhir 2020 dan banjir bandang November 2025.
Rehabilitasi yang dituntaskan mencakup perbaikan jaringan irigasi utama dan pendukung, sehingga air dapat kembali mengalir ke sawah-sayah petani di wilayah tersebut.
Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi
- Bendung Krueng Pase berada di perbatasan Kecamatan Meurah Mulia dan Kecamatan Nibong, Aceh Utara.
- Kerusakan awal disebabkan banjir besar akhir 2020 dan diperparah banjir bandang November 2025.
- Proyek rehabilitasi dimulai tahun anggaran 2025, menyelesaikan saluran induk 32,82 km dan sekunder 112,36 km.
- Air irigasi kini mengalir ke sawah di sekitar ribuan hektare lahan di sembilan kecamatan Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
- Petani diharapkan bisa menanam dan panen dua kali dalam setahun, meningkatkan ketahanan pangan daerah.
- Peresmian dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Kepala BWS Sumatera I, dan tokoh masyarakat setempat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.