Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan Shalat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026). Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), serta masyarakat setempat yang antusias.
Presiden tiba menggunakan helikopter kepresidenan dan mendarat di Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti. Shalat Idul Fitri berjamaah dilaksanakan di Masjid Darussalam yang berada di kawasan hunian sementara (huntara), dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, jajaran Pemerintah Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Momentum Kebersamaan
- Presiden berinteraksi langsung dengan warga huntara, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.
- Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh kompak mendampingi seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah.
Komitmen Pemulihan Aceh
- Kunjungan Presiden menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat, khususnya warga terdampak bencana.
- Menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pemulihan dan pembangunan di Aceh, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.