Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

14 hektare kebun sawit warga Langkahan terbakar akibat kayu sisa banjir

2 jam yang lalu

Asap pekat membumbung dari tumpukan kayu gelondongan yang teronggok di tengah perkebunan sawit di Dusun Teungoh, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Api yang awalnya kecil dengan cepat meluas akibat angin kencang, melahap sekitar 14 hektare kebun sawit milik warga dalam hitungan jam.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut menggambarkan pemandangan seperti "neraka di siang hari". Keuchik Buket Linteung, Mansur, menyatakan bahwa api berasal dari tumpukan kayu sisa banjir yang tidak tertangani dengan baik. Kebakaran ini menambah deretan luka pascabanjir yang sebelumnya telah merusak rumah warga dan meninggalkan material kayu dalam jumlah besar.

Dampak Kebakaran

  • 14 hektare kebun sawit milik warga ludes terbakar.
  • Warga kehilangan sumber penghidupan dan khawatir akan kebakaran susulan.
  • Api belum sepenuhnya padam hingga Minggu (29/3/2026) malam.

Penyebab dan Kekhawatiran

  • Kayu sisa banjir yang kering menjadi bahan bakar sempurna bagi api.
  • Angin kencang mempercepat penyebaran api.
  • Warga meminta pemerintah segera turun tangan untuk memadamkan api dan mencegah tragedi serupa.

Pelajaran dari Bencana

  • Bencana alam sering meninggalkan jejak panjang yang dapat menjadi ancaman baru.
  • Pentingnya penanganan material sisa bencana untuk mencegah risiko kebakaran.
  • Kebakaran ini menjadi pengingat bagi warga dan pemerintah untuk lebih siap menghadapi dampak berkepanjangan dari bencana alam.
14 hektare kebun sawit warga Langkahan terbakar akibat kayu sisa banjir