News
Dokter Gayo Lues Tewas Dibunuh, Adik Temukan Jasad Membusuk Saat Silaturahmi Lebaran
3 jam yang lalu
Suasana Lebaran di Desa Raklunung, Blangkejeren, Gayo Lues, berubah tragis saat Norman menemukan kakaknya, Dokter Susi Astuti, tewas dalam kondisi mengenaskan. Jasad ditemukan di kamar terkunci dengan tanda-tanda kekerasan, termasuk mulut tersumpal dan tangan terikat.
Polisi menduga kasus ini sebagai pencurian dengan kekerasan, mengingat barang berharga di rumah korban hilang dan kamar dalam keadaan berantakan. Dokter Susi, yang dikenal sebagai dokter praktik umum dan mantan ibu Bhayangkari, diperkirakan meninggal 5-7 hari sebelum ditemukan.
Kronologi Penemuan Jasad
- Norman datang silaturahmi pada Sabtu (21/3/2026) pagi dan menemukan rumah kakaknya lengang.
- Pintu belakang terbuka dan bau menyengat dari kamar terkunci di lantai dua.
- Jasad ditemukan telentang dengan kepala tertutup selimut, mulut tersumpal, dan tangan terikat.
- Polisi menemukan luka di pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam.
Penyelidikan Polisi
- Kondisi jasad: Membusuk, menunjukkan korban meninggal beberapa hari sebelumnya.
- Barang bukti: Sejumlah barang berharga hilang dari kamar korban.
- Motif: Diduga pencurian dengan kekerasan.
- Tindak lanjut: Jasad dievakuasi ke RSUD Muhammad Ali Kasim untuk visum, polisi meminta bantuan masyarakat untuk informasi terkait pelaku.
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat Gayo Lues, mengingat korban adalah tokoh lokal yang dihormati. Polisi terus mendalami penyidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini.
