News
Warga Pidie Jaya dan Aceh Tamiang Dapatkan Rp165 Ribu per Hari Bersihkan Lingkungan Pasca Banjir
2 jam yang lalu
Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir 2025, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh bergerak cepat untuk memulihkan kondisi lingkungan dan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melibatkan warga lokal dalam program pembersihan lingkungan melalui skema Padat Karya Tunai atau Cash for Work. Program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung kepada warga yang terdampak.
Kepala Posko Satgas PRR Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak ganda. Warga yang terlibat dalam pembersihan lingkungan akan menerima pembayaran langsung sebesar Rp165.000 per hari, yang terdiri dari Rp120.000 sebagai uang lelah dan Rp45.000 sebagai uang makan. Pembayaran ini dilakukan secara tunai untuk memastikan transparansi dan efektivitas.
Wilayah dan Peserta Program
- Kabupaten Pidie Jaya: Melibatkan 375 orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Satpol PP, Linmas, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), dan masyarakat umum. Kegiatan berlangsung di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, dan Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, dari tanggal 28 Maret hingga 4 April 2026.
- Kabupaten Aceh Tamiang: Melibatkan 400 warga lokal yang mulai beraksi sejak 27 Maret hingga 2 April 2026.
Manfaat Program
- Pemulihan Lingkungan: Membersihkan lingkungan dari dampak banjir dan tanah longsor.
- Peningkatan Ekonomi: Memberikan penghasilan instan kepada warga pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Gotong Royong: Menguatkan semangat gotong-royong dalam masyarakat.
Prinsip Pelaksanaan
- Transparansi: Dana disalurkan langsung secara tunai kepada masing-masing pekerja di lapangan.
- Efektivitas: Memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan dengan cepat dan tepat.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Satgas PRR Aceh untuk memastikan seluruh wilayah terdampak di Aceh kembali pulih dengan standar yang lebih baik (build back better).
