Kembaliekonomi

Abras Krueng Peusangan lebar 70m, ancam 150m masjid di Pante Baro

Penulis

serambinews.com

Tanggal

15 Mei 2026

Abras Krueng Peusangan lebar 70m, ancam 150m masjid di Pante Baro

Pasca banjir bandang akhir November 2025, Sungai Krueng Peusangan di Desa Pante Baro Kumbang, Bireuen mengalami abrasi yang semakin parah. Lebar sungai yang sebelumnya berkisar 50 meter kini telah membengkak >70 meter, sehingga menenggelamkan lahan pertanian dan mengubah pola aliran air.

Keuchik Desa Pante Baro Kumbang, Marwan SH, mengharapkan segera dibangun teling atau dinding penahan tebing untuk mencegah lebih jauh kerusakan, sekiranya tebing terus runtuh setiap kali hujan deras.

Dampak pada Infrastruktur dan Kehidupan Warga

  • Lebar sungai saat ini >70 meter (dulu 50 meter).
  • Jarak masjid terdekat ke aliran sungai sekarang ~150 meter (dulu 200 meter).
  • Ratusan meter kebun warga telah berubah menjadi aliran sungai.
  • Gudang pompa air untuk sawah sudah jatuh ke sungai.
  • Dayah Nurul Fata di dekat jembatan Krueng Tingkeum kehilangan bagian bangunan lantai dua.
  • Beberapa rumah warga ambruk dan tanah kuburon umum terlarut.

Warga dalam alue Tingkeum Manyang dan desa lain sepanjang aliran sungai menyatakan kecemasan karena setiap kali hujan turun, debit air meningkat dan abrasi kembali meluas. Mereka menyoroti perlunya infrastruktur pengaman sungai—tanggul atau teling yang ditempatkan miring—sebagai upaya konkret untuk melindungi hunian, tempat ibadah, dan fasilitas pendidikan tanpa menunggu bencana lebih parah.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.