Polisi Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memastikan kualitas dan kuantitas Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sesuai standar. Kegiatan ini bertujuan mencegah potensi penyelewengan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Bustani, menyatakan bahwa sidak menyasar enam SPBU di berbagai lokasi, termasuk Krueng Mane, Dewantara, Muara Satu, Cunda, dan pusat kota. Petugas menggunakan alat hydrometer dan thermo-hydrometer untuk mengukur kepadatan dan suhu bahan bakar, serta mengecek volume untuk memastikan tidak ada penyimpangan.
Tujuan Sidak
- Memastikan kualitas BBM bersubsidi sesuai standar yang ditetapkan.
- Mencegah praktik kecurangan yang dapat merugikan konsumen.
- Memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menggunakan BBM sehari-hari.
Langkah Pengawasan
- Pengujian kualitas BBM menggunakan alat khusus.
- Pengecekan volume untuk memastikan takaran yang diberikan kepada konsumen.
- Pengawasan berkala untuk menjaga kualitas dan kuantitas BBM.
Polisi berencana terus melakukan pengawasan secara berkala dan tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan percaya terhadap kualitas BBM yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaEmpati Warga Kembang Tanjong Pada Jalan Inpres Rp24 Miliar di Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), meninjau pembangunan jalan Inpres di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie senilai Rp 24 miliar.
Warga Aceh Khawatir: Kekerasan Daycare Berisiko Timbulkan PTSD pada Anak
Dalam kajian psikologi perkembangan, Dr Wahyu juga menyinggung pentingnya hubungan kelekatan (attachment) antara anak dan pengasuh.
Lift RSUDZA Rusak, AC Tidak Optimal, Warga Aceh Khawatir","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Ombudsman Aceh meng
Sidak ini sidak merupakan tindaklanjut dari sejumlah laporan informasi yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan Ombudsman.
Warga Aceh antre panjang dukcapil setelah JKA dibatasi desil 8-10
IKAT Aceh meminta kebijakan ini dikaji ulang, ditunda penerapannya, dan diperbaiki agar pelayanan kesehatan tetap menjangkau seluruh rakyat Aceh.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.