Pembangunan hunian sementara (Huntara) di Aceh Timur mengalami keterlambatan. BNPB mengakui tanggung jawab penuh dan meminta maaf kepada masyarakat. Vendor yang tidak bertanggung jawab akan diputus kontraknya.
Saat ini, dari 3.255 unit Huntara yang direncanakan, hanya sebagian kecil yang selesai. Di Gampong Blang Seunong, hanya 4 unit dari 202 unit yang telah selesai dibangun. Masyarakat yang belum terdata masih bisa mendaftar untuk mendapatkan Huntara.
Detail Pembangunan Huntara
- Total Huntara direncanakan: 3.255 unit
- Huntara in situ: 2.614 unit
- Huntara komunal: 641 unit
- Huntara selesai di Blang Seunong: 4 unit dari 202 unit
- Huntara tahap pemasangan rangka: 10 unit
BNPB berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Huntara sesuai dengan data yang telah diverifikasi. Masyarakat yang belum terdata dapat menghubungi pemerintah gampong untuk mendaftar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null] Actually Title string. Provide Title. Let's compute final score maybe 76. Use integer? Probably number. We'll put 76. Now produce JSON. Ensure valid JSON. Use double quotes. Provide ArticleMark
"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.
Amdal PT Juya Aceh Mining Akhirnya Dibuka, DLHK Serahkan Dokumen ke P2LH
BANDA ACEH - Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) milik PT Juya Aceh Mining yang sebelumnya tidak tersedia untuk publik, akhirnya...
20.293 Rumah Terdampak Banjir Pidie Jaya Perlu Perpanjangan Transisi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, memperpanjang masa transisi penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah kabupaten tersebut.K
: Warga Beutong Ateuh menolak tambang, takut bencana ulang di Aceh
ABDYA - Menjelang siang, udara di Beutong Ateuh Banggalang terasa lebih berat dari biasanya. Di atas jembatan penyeberangan yang menjadi nadi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.