Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana membangun rumah layak huni untuk Zuretti, seorang warga miskin di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat. Zuretti dan dua anaknya saat ini tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni, dengan konstruksi pelepah rumbia dan tanpa listrik.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyatakan bahwa pembangunan rumah ini akan dimulai setelah Idul Fitri. Pembangunan rumah ini akan menggunakan dana CSR dari Grup Investasi Akhirat, mengingat proses penganggaran APBK yang membutuhkan waktu lama.
Kondisi Rumah Zuretti
- Rumah Zuretti berkonstruksi pelepah rumbia dan beralaskan tanah.
- Rumah tersebut tidak memiliki listrik dan fasilitas dasar yang memadai.
- Zuretti dan dua anaknya telah tinggal di rumah tersebut selama delapan tahun.
Upaya Pemkab Aceh Barat
- Pemkab Aceh Barat telah membantu pemasangan listrik ke rumah Zuretti menjelang Idul Fitri.
- Pembangunan rumah layak huni akan segera dimulai setelah Idul Fitri.
- Dana untuk pembangunan rumah akan berasal dari CSR Grup Investasi Akhirat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKorban banjir Aceh khawatir, ajukan gugatan administratif PTUN
Korban bencana sumatera melalui tim advokasi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan tindak administrasi pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jak
Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan
"Kita punya beban utang cukup besar. Ini menyangkut manajemen. Terhadap beban yang sudah ada, bagaimana menutupinya?" kata anggota Pansus
: Bupati Abdya Tenang Pastikan RSUD-TP Layani Semua Peserta JKA
Safaruddin menegaskan bahwa JKA menyangkut hak dasar masyarakat Aceh & tanggung jawab negara dalam memastikan rakyat tidak kehilangan akses kesehatan
Warga Aceh Penasar Bagaimana Indeks Demokrasi Naik Jadi 83,43
Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.