News
Aceh Barat Turunkan Angka Kemiskinan Jadi 15,50 Persen di 2025
2 jam yang lalu
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 15,50 persen di tahun 2025, turun 2,1 persen dari tahun 2024 yang mencapai 17,60 persen. Penurunan ini tidak lepas dari strategi pemerintah yang fokus pada pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kantong-kantong kemiskinan.
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, menyatakan bahwa program prioritas seperti Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) dan Car Free Day bulanan telah memberikan dampak besar. KABS memberikan bantuan Rp1 juta kepada keluarga pendamping pasien yang dirujuk keluar daerah, sementara Car Free Day mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan membuka lapangan kerja baru.
Dampak Ekonomi dan Sosial
- Angka pengangguran terbuka turun dari 5,58 persen menjadi 5,46 persen.
- Pendapatan per kapita meningkat dari Rp67,938 juta pada 2024 menjadi Rp71,015 juta di tahun 2025.
- Pertumbuhan ekonomi Aceh Barat di tahun 2025 berada di angka 4,44 persen, meskipun melambat dari 7,50 persen pada 2024.
- PDRB Aceh Barat menunjukkan tren positif dengan ADHB naik menjadi Rp14,83 triliun dan ADHK meningkat menjadi Rp9,06 triliun.
Pengelolaan Anggaran Daerah
- Pendapatan daerah terealisasi 97,32 persen dari target Rp1,41 triliun.
- Belanja daerah terealisasi 92,62 persen dari total Rp1,55 triliun.
- SILPA 2025 tercatat sebesar Rp76,89 miliar.
Wabup Said Fadheil menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk sinergi dengan DPRK dan berbagai pihak terkait.
