Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar rapat koordinasi untuk membahas kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2026. Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris, dan dihadiri oleh berbagai perangkat daerah terkait.
Bupati Aceh Besar menekankan pentingnya penyusunan kebutuhan formasi ASN yang tepat dan terukur. Ia menyebutkan bahwa perencanaan formasi ke depan harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan kemampuan keuangan daerah.
Poin Penting Rapat Koordinasi
- Perencanaan Komprehensif: Bupati Aceh Besar menekankan bahwa perencanaan formasi ASN harus disusun secara komprehensif dengan melihat kebutuhan riil di setiap sektor.
- Pendataan Menyeluruh: Bupati mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
- Koordinasi Lintas Perangkat Daerah: Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah untuk menyusun usulan formasi ASN yang objektif dan sesuai prioritas pembangunan daerah.
- Sinkronisasi Data: Wakil Bupati berharap hasil rapat dapat menjadi dasar dalam penyusunan usulan formasi ASN tahun 2026 yang efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bahrul Jamil SSos MSi, para asisten Sekdakab, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Dijamin Menerima Bantuan Banjir Utuh Tanpa Pemotongan
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menegaskan bahwa seluruh bantuan korban banjir harus diterima utuh tanpa pemotongan dalam bentuk apapun.
:null}? Wait need proper JSON. Provide Title string etc. Let's craft final JSON with proper values. Title:
Bupati Bireuen Mukhlis melarang semua pihak memotong dana bantuan yang menjadi hak para penyintas banjir yang diberikan oleh negara, kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Ju
Warga Aceh Tamiang Harap Sekolah Dibangun, 254 Unit Diproses Pasca Bencana 2025
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang menyatakan untuk tahun 2026 masih fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan yang rusak akibat bencana alam yang melanda kawasan
Warga Lhokseumawe minta sistem rembes agar pasien miskin tidak ditolak
“Ada masyarakat miskin yang datang berobat, tetapi harus bertengkar dengan pihak rumah sakit karena terdaftar di desil 8. Ini sangat memprihatinkan,”


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.