Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, telah menempati hunian sementara (huntara) yang lebih layak. Sebelumnya, mereka tinggal di tenda darurat pengungsian. Relokasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kasatgas Nasional untuk memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi para pengungsi.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa pembangunan huntara dilakukan secara cepat dan rampung dalam waktu dua hari. Proses pembangunan dimonitor bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Tujuan utama dari percepatan penyediaan hunian ini adalah untuk memastikan para korban terdampak bencana dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak dan terlindungi dari kondisi cuaca dan risiko kesehatan di pengungsian darurat.
Detail Relokasi
- 60 KK pengungsi telah menempati huntara di Gampong Buket Linteung.
- Pembangunan huntara selesai dalam 2 hari.
- Huntara dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
- Relokasi ini merupakan bagian dari penanganan terpadu pascabencana di Aceh.
Dampak dan Langkah Selanjutnya
Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari tempat tinggal hingga dukungan logistik lainnya. Langkah ini menjadi langkah awal pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Safrizal ZA menegaskan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan melalui solusi nyata di lapangan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Lhokseumawe Hadapi 580 ODGJ, Layanan Kesehatan Masih Terbatas
LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 580 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebar di tujuh puskesmas di wilayah...
Petani Aceh Harap Lahan Sawah Kembali Produktif Setelah Dana Rp 380 M
Pemerintah Aceh saat ini fokus mempercepat seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga konstruksi dan pengolahan lahan
Warga Jamat Aceh Tengah Merasakan Kebebasan Kembali lewat Jembatan Bailey
ACEH TENGAH - Suara gemuruh air Sungai Kala Ili masih terdengar deras, seperti mengingatkan pada hari ketika segalanya berubah. Pagi itu, 26 November...
: PNS Pidie, Aceh Menang Gugatan Gaji 5 Tahun, Masih Menunggu Pembayaran
kemenangan ini bukan sekadar putusan hukum, tetapi juga cerminan keteguhan para PNS dalam memperjuangkan hak mereka sebagai warga negara


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.