Arus penumpang penyeberangan rute Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan pada momentum Lebaran 1447 Hijriah tercatat mengalami penurunan sebesar 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh akses menuju Banda Aceh yang belum optimal, terutama karena kondisi Jembatan Kutablang.
Meski jumlah penumpang menurun, aktivitas penyeberangan justru ditingkatkan. Kapal ferry roro yang sebelumnya hanya melayani dua trip per hari pada awal Ramadan kini ditambah menjadi lima trip dan berpotensi meningkat hingga enam trip per hari.
Dampak dan Penyebab Penurunan Penumpang
- Penurunan penumpang: Rata-rata penurunan mencapai 11,8 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.
- Akses yang belum optimal: Pengguna jalan dari arah timur harus memutar melalui jalur alternatif seperti Beureudep Awe Geutah yang sempit dan memakan waktu lebih lama.
- Dampak terhadap kunjungan: Kondisi ini memengaruhi minat masyarakat untuk berkunjung ke Sabang selama libur Lebaran.
Penambahan Frekuensi Kapal Ferry
- Penambahan trip: Dari dua trip menjadi lima trip per hari, berpotensi meningkat hingga enam trip.
- Antisipasi lonjakan kendaraan: Penambahan trip dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang puncak arus mudik ke Sabang.
Kendala dan Solusi
- Keterbatasan kapasitas parkir: Area pelabuhan hanya mampu menampung sekitar 90 kendaraan, sementara jumlah kendaraan yang datang bisa mencapai lebih dari 400 unit.
- Solusi buffer zone: Diterapkan sistem buffer zone dengan mengarahkan kendaraan parkir di luar area pelabuhan guna menghindari kemacetan di dalam kawasan pelabuhan.
Koordinasi dan Pelayanan
- Koordinasi dengan instansi: Pihak pelabuhan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti KSOP, ASDP, operator kapal cepat, BMKG, hingga Basarnas.
- Sistem pembelian tiket daring: Sistem pembelian tiket secara daring telah diterapkan dengan mekanisme check-in di pelabuhan sebelum keberangkatan.
Prediksi Arus Mudik dan Balik
- Puncak arus mudik: Diperkirakan terjadi pada H+3 Lebaran.
- Arus balik: Diprediksi berlangsung pada H+3 hingga H+4.
Dengan berbagai upaya ini, pihak pelabuhan berharap pelayanan penyeberangan selama Lebaran tetap berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.