News
Prajurit Kodam IM Aceh Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon, Tiga Lainnya Terluka
2 jam yang lalu
Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodam Iskandar Muda (IM) Aceh, Praka Farizal Rhomadhon, gugur dalam serangan militer Israel di Lebanon. Insiden ini terjadi saat Farizal bertugas dalam kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Minggu (29/3/2026). Tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka, dengan satu di antaranya mengalami luka berat.
Serangan tersebut terjadi di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, di tengah eskalasi konflik antara militer Israel dan Hizbullah. Indonesia mengutuk keras serangan ini dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.
Dampak dan Reaksi
- Korban Jiwa: Praka Farizal Rhomadhon, prajurit dari Yonif 113/Jaya Sakti, meninggal dunia pada usia 28 tahun. Ia meninggalkan istri dan anak berusia 2 tahun.
- Korban Luka: Tiga prajurit lainnya, yaitu Praka Rico Pramudia (luka berat), Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan (luka ringan), sedang mendapatkan perawatan medis.
- Reaksi Indonesia: Kementerian Luar Negeri Indonesia mengutuk serangan Israel dan menyerukan penghentian serangan terhadap penduduk sipil dan infrastruktur.
Konteks Misi Perdamaian
- Tugas UNIFIL: Prajurit TNI bertugas dalam misi perdamaian PBB untuk menjaga stabilitas di Lebanon.
- Komitmen TNI: TNI berkomitmen untuk melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan prajurit.
Dampak Sosial
- Duka Mendalam: Kepergian Farizal meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama istri dan anaknya yang masih kecil.
- Pengabdian: Farizal dikenal sebagai prajurit yang berdedikasi dan telah menerima tanda kehormatan atas pengabdiannya.
Langkah Selanjutnya
- Penyelidikan: UNIFIL sedang melakukan investigasi untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
- Pemulangan Jasad: Jasad Farizal sedang dalam proses administrasi pemulangan ke Indonesia dengan bantuan KBRI Beirut.
