Pemerintah Kabupaten Pidie menegaskan komitmennya untuk mengurangi angka putus sekolah dengan membuka jalur SPMB tahun ajaran 2026/2027 tanpa adanya pungutan apa pun. Langkah ini ditujukan khusus untuk anak-anak yang sempat berhenti belajar karena kendala ekonomi, sehingga mereka memiliki kesempatan kembali bangku sekolah.
Siapan Infrastruktur dan Prosedur SPMB
- Pidie saat ini memiliki 226 unit Taman Kanak-kanak Negeri (TKN), 286 unit Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 78 unit Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
- Setiap ruang belajar direncanakan menampung maksimal 28 siswa berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
- Daya tampung tiap satuan pendidikan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati untuk TK, SD dan SMP.
- Dua level panitia dibentuk: panitia sekolah menangani proses penerimaan langsung, sementara panitia kabupaten sebagai pendamping dan penyelesai masalah lapangan.
- Bersama Inspektorat Pidie, Dinas Pendidikan telah melakukan sosialisasi agar pelaksanaan SPMB benar-benar bebas dari kutipan dalam bentuk apa pun.
- Kebijakan menekankan transparansi dan integrasi, menegaskan tidak ada pungutan di tingkat TK, SD maupun SMP.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.