Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Siswa Bireuen Belajar di Lantai, Mobiler Sekolah Rusak Belum Tersedia

2 jam yang lalu

Proses belajar mengajar di tujuh SMA, SMK, dan SLB di Bireuen yang rusak akibat banjir akhir November lalu tetap berjalan lancar dan normal. Namun, mobiler seperti meja dan kursi siswa yang rusak hingga kini belum tersedia, sehingga sebagian siswa terpaksa belajar dengan duduk di lantai.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd, menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan sekolah lain yang memiliki kelebihan mobiler untuk membantu sekolah terdampak. Selain itu, peralatan pendukung lain seperti komputer dan laptop yang rusak telah dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat.

Dampak Banjir pada Sekolah di Bireuen

  • Tujuh sekolah di Bireuen mengalami kerusakan parah akibat banjir, termasuk SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan, dan SMKN 1 Peusangan.
  • Mobiler rusak seperti meja dan kursi belum tersedia, sehingga siswa belajar di lantai.
  • Peralatan pendukung seperti komputer dan laptop yang rusak telah dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat.
  • Ujian akhir semester akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing sekolah, baik secara manual maupun daring menggunakan ponsel.

Langkah Penanganan

  • Pihak sekolah meminta bantuan mobiler dari sekolah lain yang memiliki kelebihan.
  • Pemerintah pusat melalui kementerian terkait sedang dalam proses pengadaan bantuan.
  • Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran proses belajar mengajar dan pelaksanaan ujian akhir semester.
Siswa Bireuen Belajar di Lantai, Mobiler Sekolah Rusak Belum Tersedia