News
24 Ribu Anak Aceh Barat Belum Punya KIA, Disdukcapil Terus Dorong Pendataan
2 jam yang lalu
Puluhan ribu anak di Aceh Barat belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Barat, dari total 60.350 anak usia 0–12 tahun, sebanyak 24.367 anak belum memiliki KIA. Meskipun angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024, masih banyak anak yang belum terdata.
Disdukcapil Aceh Barat terus berupaya meningkatkan kepemilikan KIA melalui berbagai inovasi. Salah satunya adalah kerja sama dengan lima mitra UMKM, di mana pemilik KIA bisa mendapatkan diskon hingga 20 persen. Selain itu, Disdukcapil juga bekerja sama dengan sekolah untuk mendorong pendataan anak yang belum memiliki KIA.
Upaya Peningkatan Kepemilikan KIA
- Peningkatan dari tahun sebelumnya: Pada 2024, hanya 56,66 persen anak yang memiliki KIA, sedangkan pada 2025 angka tersebut meningkat menjadi 59,62 persen.
- Kerja sama dengan UMKM: Pemilik KIA bisa mendapatkan diskon hingga 20 persen di lima mitra UMKM.
- Kerja sama dengan sekolah: Mayoritas anak yang belum memiliki KIA berusia 5 hingga 16 tahun dan memerlukan pas foto.
- Keterbatasan anggaran: Disdukcapil mengakui belum dapat menerapkan sistem jemput bola secara maksimal akibat keterbatasan anggaran.
Kepemilikan KIA sangat penting untuk memberikan identitas resmi kepada anak-anak di Aceh Barat. Dengan identitas resmi, anak-anak dapat mengakses berbagai layanan publik dan pendidikan dengan lebih mudah.
