Ramza Harli, Ketua Fraksi Partai Gerindra dan Anggota Pansus Penyertaan Modal Perumda Tirta Daroy, menegaskan pentingnya pengelolaan perusahaan daerah yang mandiri. Ia mendesak Tirta Daroy untuk tidak lagi bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK), melainkan meningkatkan profit melalui dividen hasil usaha sendiri. Tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banda Aceh.
Ramza menekankan bahwa Tirta Daroy harus tetap memprioritaskan pelayanan air bersih yang profesional kepada masyarakat. Dengan pelayanan yang baik, kepercayaan masyarakat akan meningkat, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pendapatan perusahaan. Ia juga mengusulkan inovasi seperti membuka usaha air minum kemasan dan pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang maksimal.
Inovasi dan Prioritas Pelayanan
- Pelayanan Air Bersih: Tirta Daroy harus tetap memprioritaskan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
- Inovasi Usaha: Membuka usaha air minum kemasan dan pengelolaan IPAL untuk meningkatkan profit.
- Teknologi Modern: Pemanfaatan teknologi modern dalam distribusi dan pengelolaan air bersih untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya operasional.
Dampak dan Harapan
- Kontribusi PAD: Dengan dividen dari hasil usaha, pemerintah kota bisa lebih leluasa mengalokasikan APBK untuk sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
- Motor Penggerak Ekonomi: Perusahaan daerah yang sehat diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
- Contoh Perusahaan Daerah: Ramza berharap Tirta Daroy menjadi contoh perusahaan daerah yang mandiri, profesional, dan berkontribusi besar terhadap PAD.
Ramza juga mengingatkan agar manajemen Tirta Daroy terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang efisien dan ramah lingkungan. Ia berharap ke depan Perumda Tirta Daroy dapat menjadi perusahaan daerah yang membanggakan masyarakat Banda Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.