Pemerintah Kabupaten Bireuen menyalurkan insentif senilai Rp1,6 miliar kepada 888 pimpinan dan guru dayah di seluruh kabupaten. Insentif ini diberikan sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas peran dayah dalam pendidikan Islam dan pembentukan karakter masyarakat, terutama pasca bencana banjir yang melanda Bireuen.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar SAg MAP, menyatakan bahwa insentif ini sudah dikirim melalui rekening masing-masing penerima. 173 pimpinan dayah menerima Rp3 juta per orang, sementara 715 guru dayah mendapatkan Rp1,5 juta per orang. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp1.591.500.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun 2026.
Dampak dan Harapan
- Penyemangat bagi Pendidik Dayah: Insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi pimpinan dan guru dayah agar terus berkhidmat dalam mendidik generasi santri.
- Komitmen Pemerintah: Pemkab Bireuen berkomitmen untuk terus memperkuat dayah sebagai pilar pendidikan Islam dan benteng moral masyarakat Bireuen.
- Pemulihan Pasca Bencana: Di tengah situasi pasca musibah banjir, perhatian pemerintah terhadap para pendidik dayah tidak surut. Justru, momentum ini dimaknai sebagai bentuk penguatan moral dan dukungan nyata bagi para ulama dan tenaga pendidik.
- Visi Kota Santri: Program ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan Bireuen sebagai Kota Santri yang tangguh, tidak hanya dalam aspek pendidikan tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk penghormatan pemerintah terhadap peran strategis dayah dalam membangun karakter dan akhlak masyarakat. "Di tengah ujian bencana banjir yang kita hadapi, para pimpinan dan guru dayah tetap berdiri di garda terdepan dalam mendidik generasi. Ini adalah bentuk apresiasi dan komitmen kami untuk terus hadir bersama mereka," ujar Mukhlis.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.