Kembaliekonomi

Warga Banda Aceh Mencari Sertifikasi Pengasuh Setelah Kasus Balita

Penulis

serambinews.com

Tanggal

01 Mei 2026

Warga Banda Aceh Mencari Sertifikasi Pengasuh Setelah Kasus Balita

Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita berusia 18 bulan di Baby Preneur Daycare, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh telah menimbulkan khawatir warga mengenai keamanan tempat penitipan anak. Tempat tersebut telah beroperasi selama lima tahun tanpa izin resmi sebelum akhirnya ditutup oleh Pemko Banda Aceh.

KNPI Banda Aceh menegaskan bahwa sertifikasi profesi pengasuh diperlukan sebagai syarat izin operasional daycare, setelah menemukan bahwa hanya enam tempat penitipan anak di kota memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Data Kekerasan dan Kondisi Daycare di Banda Aceh

  • 131 kasus kekerasan tercatat di Banda Aceh selama 2025, dont 69 melibatkan anak-anak
  • Pada Januari–Maret 2026, jumlah kasus naik menjadi 106
  • Hanya 6 tempat penitipan anak resmi berizin di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh
  • Baby Preneur Daycare beroperasi selama 5 tahun tanpa izin sebelum ditutup
  • Tiga pengasuh telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Banda Aceh
  • Rencana pelatihan pengasuh melalui Banda Aceh Academy mencakup perlindungan anak, kesehatan, tumbuh‑kembang, dan etika, diakhiri dengan sertifikasi resmi
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.