Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Tgk Burhanuddin SPdI MA, memperingatan maraknya pinjaman online dan judi online yang semakin mengancam generasi muda Aceh. Ia menyalahkan akses teknologi yang mudah serta kurangnya literasi keuangan dan pemahaman agama sebagai penyebab utama.
Ia menambahkan bahwa praktik ini tidak lagi hanya masalah individu, melainkan telah menjadi masalah sosial yang memengaruhi ekonomi keluarga, kesehatan mental, serta harapan masa depan generasi muda.
Data dan Dampak yang Diperlihatkan
- 80.000 pemain judi online berusia di bawah 10 tahun di Indonesia.
- Lebih dari 197.000 remaja di bawah 19 tahun terlibat judi online.
- Survei Median memperkirakan total pemain judi online nasional antara 8 juta hingga 12,3 juta orang.
- Pinjaman online dengan bunga tinggi menutrap utang yang menghambat pendidikan dan ekonomi keluarga.
- Perspektif Islam melarang riba dan judi, seperti disebut dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 275 dan Surah Al-Maidah ayat 90.
- Solusi yang ditawarkan: penguatan literasi keuangan, edukasi digital, dan pengawasan aplikasi ilegal oleh Pemerintah Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null}? Wait need correct JSON. Use Title string. Provide Title as decided. Provide numeric scores. Provide Summary string. Provide Category string. Provide Publish true. Provide RejectReason null.
DPRA melalui Komisi VI menyatakan dukungan agar PORA XV tetap digelar sesuai jadwal pada November 2026 di Aceh Jaya.
Warga Lhang deuhrngang setelah polisi tangkap pengedar sabu di Aceh Barat Daya
“Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Abdya untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah Hermansyah.
: Wali Kota Subulussalam menunggu SK, berharap SNT buka sekolah untuk Aceh Singkil
Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) segera dibangun di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam. Kehadiran sekolah ini diharapkan membuka
Warga Miskin Aceh Ditolak Berobat karena Data Desil Salah","PublicImpact":85,"Credibility":70,"Urgency":75,"Evidence":55,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":75,"Summary":"Anggota DPRK Aceh┬
"Pembatasan berdasarkan desil yang awalnya bertujuan agar program ini tepat sasaran, kini menjadi permasalahan yang meluas.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.