Kembaliekonomi

80 ribu anak Aceh terjerat pinjaman online, ancam masa depan

Penulis

serambinews.com

Tanggal

15 Mei 2026

80 ribu anak Aceh terjerat pinjaman online, ancam masa depan

Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Tgk Burhanuddin SPdI MA, memperingatan maraknya pinjaman online dan judi online yang semakin mengancam generasi muda Aceh. Ia menyalahkan akses teknologi yang mudah serta kurangnya literasi keuangan dan pemahaman agama sebagai penyebab utama.

Ia menambahkan bahwa praktik ini tidak lagi hanya masalah individu, melainkan telah menjadi masalah sosial yang memengaruhi ekonomi keluarga, kesehatan mental, serta harapan masa depan generasi muda.

Data dan Dampak yang Diperlihatkan

  • 80.000 pemain judi online berusia di bawah 10 tahun di Indonesia.
  • Lebih dari 197.000 remaja di bawah 19 tahun terlibat judi online.
  • Survei Median memperkirakan total pemain judi online nasional antara 8 juta hingga 12,3 juta orang.
  • Pinjaman online dengan bunga tinggi menutrap utang yang menghambat pendidikan dan ekonomi keluarga.
  • Perspektif Islam melarang riba dan judi, seperti disebut dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 275 dan Surah Al-Maidah ayat 90.
  • Solusi yang ditawarkan: penguatan literasi keuangan, edukasi digital, dan pengawasan aplikasi ilegal oleh Pemerintah Aceh.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.