News
SAPA Desak Pemda dan Wakil Aceh Perbaiki Data Warga Pascabencana
2 jam yang lalu
Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) menyoroti adanya perbedaan informasi terkait kondisi masyarakat pascabencana di Aceh. Hal ini menyusul pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyebut tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda. SAPA menilai bahwa masih terdapat masyarakat di sejumlah wilayah yang bertahan di hunian darurat dan tenda.
SAPA mendesak pemerintah daerah dan wakil rakyat Aceh untuk memperkuat koordinasi agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. SAPA juga meminta Presiden untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan tanpa seremonial atau skenario yang dikondisikan.
Kondisi Warga Pascabencana
- Masih terdapat warga yang tinggal di hunian darurat dan tenda di beberapa wilayah Aceh.
- SAPA menilai bahwa perbedaan data ini dapat memperparah kesalahan dalam pengambilan kebijakan di tingkat nasional.
Tanggung Jawab Pejabat Aceh
- SAPA menyayangkan sikap diam para pejabat Aceh, baik di DPR RI, DPRA, maupun DPD.
- Pejabat Aceh didesak untuk berdiri di depan dan menyampaikan kondisi sebenarnya kepada pemerintah pusat.
Permintaan SAPA
- SAPA mendorong seluruh pejabat Aceh untuk memperkuat koordinasi dan menyampaikan kondisi sebenarnya secara terbuka dan terukur.
- SAPA juga meminta Presiden untuk meninjau langsung kondisi masyarakat tanpa skenario.
