Pasangan laki-laki asal Medan dan perempuan asal Aceh Timur ditangkap warga di kosan Gampong Peuniti, Banda Aceh, karena diduga melakukan zina. Satpol PP menyerahkan keduanya ke Kejaksaan Negeri untuk proses hukum, dengan ancaman 100 kali cambukan sesuai Qanun Jinayat.
Proses Hukum dan Peringatan Warga
- Pasangan mengaku melakukan zina dan melanggar Pasal 23 (khalwat), Pasal 25 (ikhtilat), dan Pasal 33 (zina).
- Kasus akan disidangkan di Mahkamah Syar’iyah setelah penyusunan dakwaan oleh Kejaksaan.
- Satpol PP mengimbau pemilik kosan dan warga untuk mengawasi lingkungan dan melaporkan pelanggaran syariat.
- Call center Satpol PP (081219314001) siap menerima laporan dari masyarakat.
Dampak dan Edukasi
- Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap syariat Islam di Aceh.
- Warga diharapkan berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan moralitas di lingkungan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null}? Wait need correct JSON. Use Title string. Provide Title as decided. Provide numeric scores. Provide Summary string. Provide Category string. Provide Publish true. Provide RejectReason null.
DPRA melalui Komisi VI menyatakan dukungan agar PORA XV tetap digelar sesuai jadwal pada November 2026 di Aceh Jaya.
Warga Lhang deuhrngang setelah polisi tangkap pengedar sabu di Aceh Barat Daya
“Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Abdya untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah Hermansyah.
: Wali Kota Subulussalam menunggu SK, berharap SNT buka sekolah untuk Aceh Singkil
Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) segera dibangun di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam. Kehadiran sekolah ini diharapkan membuka
Warga Miskin Aceh Ditolak Berobat karena Data Desil Salah","PublicImpact":85,"Credibility":70,"Urgency":75,"Evidence":55,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":75,"Summary":"Anggota DPRK Aceh┬
"Pembatasan berdasarkan desil yang awalnya bertujuan agar program ini tepat sasaran, kini menjadi permasalahan yang meluas.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.