Polres Lhokseumawe melakukan pemeriksaan ketat terhadap SPBU di wilayahnya menjelang Lebaran 2026. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas BBM, serta sarana pendukung seperti APAR dan kebersihan area SPBU.
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Dr. Bustani, menyatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan agenda rutin menjelang bulan Ramadhan dan IdulFitri. Tujuannya adalah agar masyarakat, baik dalam maupun luar daerah, merasa nyaman saat memperoleh bahan bakar, terutama saat momen mudik dan silaturahmi.
Pemeriksaan yang Dilakukan
- Volume BBM: Memastikan ketersediaan BBM yang cukup untuk kebutuhan masyarakat.
- Kualitas BBM: Pemeriksaan density (tingkat kepadatan minyak) dan suhu BBM.
- Sarana Pendukung: Pemeriksaan alat pemadam api ringan (APAR) dan kebersihan area SPBU.
- Sample BBM: Memastikan masyarakat dapat melihat perbedaan jenis BBM, baik subsidi maupun non-subsidi.
Hasil Pemeriksaan
Dari hasil pemeriksaan terhadap enam SPBU, polisi menemukan beberapa catatan yang ditindaklanjuti di lapangan. Namun, hal tersebut masih dalam standar pemerintah sehingga tidak merugikan masyarakat sebagai konsumen. Hingga saat ini, belum ditemukan pelanggaran signifikan dari SPBU yang diperiksa.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi hoaks mengenai ketersediaan BBM. Polres Lhokseumawe juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat jika terdapat informasi atau laporan mengenai SPBU.
Ketersediaan BBM
Supervisor SPBU Alue Purba Raya, Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Bukhari, memastikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan stok BBM. Saat ini, distribusi BBM masih dalam kondisi normal dengan kapasitas 16 kal untuk pertalite dan 8 kal untuk jenis solar.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita1.354 KK Langsa Terima Bantuan Banjir, Proses Tahap Dua Masih Berlangsung
“Penyaluran bantuan banjir saat ini terus kami upayakan sebaik mungkin melalui pendataan yang maksimal,” ujar Jeffry di hadapan massa demonstran.
Warga Aceh Utara Khawatir Tetapi Tenang Menerima DTH","PublicImpact":80,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":60,"Education":55,"FinalScore":78,"Summary":"Pemerintah Aceh Utara멤방
Sebanyak 1.620 Kepala Keluarga (KK) penyintas banjir bandang dan tanah longsor yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara menerima dana tunggu hunian (DTH) seraya menunggu pembang
Warga Banda Aceh Khawatir Penganiayaan Daycare Ilegal, Tempat Ditutup Permanently
MODUSACEH.CO, Banda Aceh | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Dengan penambahan tersebu
Khawatir Darwati Pantau Kasus Penganiayaan Anak di Daycare Banda Aceh
Dalam pertemuan dengan penyidik, Darwati menekankan pentingnya keterbukaan dalam penanganan perkara.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.