News
Warga Bireuen Pasang Tenda Darurat di Kantor Bupati, Mukhlis Janjikan Relokasi
3 hari yang lalu
Sejumlah warga korban banjir dari Desa Kapa, Peusangan, Bireuen, memasang tenda darurat di komplek Kantor Bupati Bireuen pada Kamis (12/3/2026). Tenda bantuan BNPB tersebut dipasang dekat musala kantor pemerintahan dan dihuni oleh lima keluarga dengan total 14 jiwa, sebagian di antaranya adalah anak-anak. Kehadiran para pengungsi di lokasi tersebut disebabkan oleh belum adanya hunian tetap maupun sementara bagi mereka.
Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST, menunjukkan kepedulian mendalam dengan melakukan kunjungan mendadak pada Jumat (13/3/2026) dini hari, bertepatan dengan momen sahur. Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak hanya meninjau kondisi warga, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan, berbaur, dan makan sahur bersama pengungsi. Bupati berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan keluh kesah dan kebutuhan mendesak mereka.
Respons Pemerintah
- Relokasi Segera: Bupati memutuskan untuk segera memindahkan warga dari area kantor pemerintah ke tempat penampungan yang lebih layak, aman, dan nyaman.
- Komitmen Hunian Tetap: Pemerintah Kabupaten Bireuen berupaya maksimal untuk menyediakan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana agar terhindar dari risiko banjir di masa depan.
- Pemenuhan Kebutuhan: Bupati didampingi staf BNPB Pusat, Pj Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, dan kepala SKPK untuk memastikan instruksi terkait logistik, kesehatan, dan teknis relokasi segera dieksekusi.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga terus bertahan di kondisi yang serba terbatas. "Kami memahami kesulitan yang bapak dan ibu rasakan. Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen mencari solusi terbaik. Untuk jangka pendek, warga akan kita pindahkan ke tempat yang lebih manusiawi sambil menunggu proses hunian tetap," ujar Bupati.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan sanitasi warga selama bulan Ramadhan, serta memberikan harapan bagi warga korban banjir untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman di masa depan.
