Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menekankan bahwa pemanfaatan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana harus tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan tambahan TKD yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (26/3).
Nasir menjelaskan bahwa dukungan pemerintah pusat melalui tambahan TKD merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, khususnya bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang tengah menjalankan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Fokus Utama Program TKD
- Manfaat langsung bagi masyarakat: Perencanaan dan pelaksanaan anggaran harus tepat, terukur, dan menyentuh kebutuhan prioritas.
- Koordinasi lintas sektor: Keberhasilan program bergantung pada keseriusan seluruh pemangku kepentingan dan pengawalan setiap tahapan pelaksanaan.
- Momentum Monev: Forum monitoring dan evaluasi ini penting untuk menjaga kebijakan fiskal sejalan dengan kebutuhan pemulihan daerah.
Penyesuaian Alokasi TKD
- Mekanisme penyaluran: Penyesuaian alokasi TKD di Aceh termasuk mekanisme penyalurannya.
- Dukungan Kementerian Dalam Negeri: Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri melalui PPUPD Ahli Utama, Azwan, menjelaskan pelaksanaan monev sebagai tindak lanjut penyesuaian alokasi dan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2026.
- Monitoring lapangan: Proses monitoring akan dilakukan melalui empat tim yang dijadwalkan turun langsung ke lapangan.
Pengelolaan Dana Transfer
- Prinsip pengelolaan: Pengelolaan dana transfer harus tertib, patuh terhadap regulasi, serta mengedepankan prinsip efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
- Sinergi pemerintah: Pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dalam pengawasan berbasis risiko.
- Pencegahan korupsi: Pemerintah daerah diingatkan untuk melakukan langkah pencegahan terhadap potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan tambahan TKD pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih optimal, tidak hanya terarah dan terukur, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak serta mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara menyeluruh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaHanya 604 ribu dari 5,7 juta Aceh tercover JKA","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":70,"LongTermValue":85,"Education":80,"FinalScore":82,"Summary":"Hanya 604.446 jiwa dari 5,7万人
Dalam tekanan fiskal seberat itu, memilih siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak adalah pilihan yang menyakitkan.
Warga Gampong Jawa Lama Terima Bantuan Baitul Mal Pasca Kebakaran 84 Rumah
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran
Warga Aceh Tamiang Gugat Pemerintah, Minta Status Bencana Nasional
Penggugat meminta hakim PTUN memerintahkan pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. MODUSACEH.CO, Jakarta | KORBAN banjir dan t
:Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Harap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah
SIANG itu, Selasa, 5 Mei 2026, matahari berdiri tegak di atas Kota Lhokseumawe. Panas menggantung berat di udara. Jalanan dipenuhi lalu lalang...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.