Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh Tamiang pada hari Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026), untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Darussalam, kawasan hunian sementara (huntara). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pemulihan dan pembangunan di Aceh.
Usai shalat, Presiden menyampaikan ucapan Idul Fitri dan apresiasi atas percepatan pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang. Ia menyatakan bahwa pemulihan telah mencapai hampir 100 persen, dengan seluruh warga sudah meninggalkan tenda dan menempati hunian sementara atau tetap. Selain itu, infrastruktur dasar seperti listrik juga telah pulih hampir sepenuhnya, kecuali di lima desa yang masih menghadapi kendala.
Progress Pemulihan Pasca Banjir
- Hunian sementara: Seluruh warga telah pindah dari tenda ke hunian sementara atau tetap.
- Infrastruktur: Listrik telah pulih hampir 100 persen, dengan hanya lima desa yang masih mengalami kesulitan.
- Bantuan pemerintah: Seluruh bantuan telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak.
Presiden juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan bencana, termasuk TNI, Polri, BNPB, PU, pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga terkait. Ia menegaskan bahwa upaya penanganan bencana tidak hanya dilakukan di Aceh, tetapi juga di berbagai wilayah lain yang terdampak.
Melalui percepatan pemulihan ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dengan dukungan fasilitas yang memadai.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.
Aceh: 65% Lahan Huntap Siap, Gayo Lues Masih Bermasalah","PublicImpact":78,"Credibility":88,"Urgency":68,"Evidence":86,"LongTermValue":80,"Education":72,"FinalScore":79,"Summary":"Kesiapan lahan untuk
Progres huntap korban bencana Aceh capai 65%! Dari 108 lokasi, 71 siap dibangun. Namun puluhan titik masih terkendala lahan dan administrasi.
: Pasien Diabetes di RSUZA Aceh Hadapi Kelangkaan Insulin Berulang
KBA.ONE, BANDA ACEH — Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA), rujukan tertinggi di Aceh, menghadapi tekanan serius. Kelangkaan obat, terbatasnya alat medis, hingga utang ratusan mili


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.