News
Bupati Aceh Timur Ingatkan Agen Penyalur Jangan Naikkan Harga Jelang Idul Fitri
2 hari yang lalu
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tradisional Peureulak untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan jelang Idul Fitri. Sidak ini dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang baru saja terdampak banjir, sehingga kenaikan harga bahan pokok menjadi beban tambahan bagi warga.
Dari hasil pemantauan, ditemukan sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Minyak goreng curah mencapai Rp 22.000 per kilogram, gula pasir sekitar Rp 20.000 per kilogram, dan beras premium mencapai Rp 230.000 per sak. Selain itu, harga telur tercatat sekitar Rp 58.000, kentang Rp 15.000 per kilogram, cabai merah Rp 38.000 per kilogram, dan cabai rawit mencapai Rp 60.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 45.000 per kilogram, sementara kacang hijau dijual Rp 25.000 per kilogram.
Dampak Kenaikan Harga
- Kenaikan harga disinyalir terjadi akibat tingginya permintaan pasar serta kendala distribusi di tingkat agen dan pedagang.
- Bupati Aceh Timur akan menyurati para agen penyalur untuk memastikan harga tetap dalam batas kewajaran.
- Jika imbauan tidak diindahkan, Pemkab akan mengambil langkah tegas berupa teguran keras.
Harapan Pemkab
- Pemkab berharap harga komoditas bisa kembali normal dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
- Stabilitas harga diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir dan memungkinkan warga menyambut Idul Fitri dengan tenang.
