Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pemulihan pascabencana banjir di Aceh telah mencapai hampir 100 persen menuai kritik dari kalangan aktivis. Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR) menilai klaim tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan, bahkan dianggap menyesatkan publik.
Aktivis SMUR, Fiqi AL, menyebut pernyataan tersebut bukan sekadar keliru, melainkan menunjukkan adanya jarak antara narasi pemerintah dan realitas yang dihadapi masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, hingga kini berbagai persoalan mendasar masih ditemukan di sejumlah wilayah terdampak.
Kondisi Riil di Lapangan
- Infrastruktur seperti rumah warga, jalan, serta fasilitas umum masih banyak yang rusak.
- Distribusi bantuan dinilai belum merata dan pemulihan ekonomi masyarakat belum berjalan optimal.
- Warga masih bertahan di hunian sementara dengan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.
Kritik terhadap Kebijakan Pemulihan
- Pendekatan yang dilakukan saat ini cenderung hanya berfokus pada pembangunan fisik dan capaian administratif.
- Minimnya transparansi penggunaan anggaran, lambannya pembangunan, serta distribusi bantuan yang dinilai tidak merata.
- Kerentanan masyarakat terhadap bencana juga tidak terlepas dari persoalan struktural, seperti ketimpangan pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan pembangunan yang belum sepenuhnya berpihak pada keselamatan rakyat.
SMUR mendesak pemerintah untuk menghentikan penyampaian narasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Pemerintah juga diminta membuka data secara transparan, mengakui kekurangan dalam proses pemulihan, serta memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.