Kembalipolitik

: Warga Aceh Khawatir Menghadapi Blackout seumuri Sumatera", "PublicImpact": 90, "Credibility": 80, "Urgency": 85, "Evidence": 70, "LongTermValue": 60, "Education": 55, "FinalScore": 81, "Summary": "K

Penulis

serambinews.com

Tanggal

22 Mei 2026

: Warga Aceh Khawatir Menghadapi Blackout seumuri Sumatera", "PublicImpact": 90, "Credibility": 80, "Urgency": 85, "Evidence": 70, "LongTermValue": 60, "Education": 55, "FinalScore": 81, "Summary": "K

Pada malam Jumat (22/5/2026), sejumlah besar wilayah Sumatera termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau mengalami blackout total setelah gangguan pada sistem transmisi tegangan tinggi 275 kV yang menghubungkan Sumatera Bagian Tengah dan Utara. Pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 18.44 WIB ketika jalur transmisi Rumai–Muaro Bungo terputus.

Kerusakan ini memutuskan pasokan listrik dari jaringan Sumatera Bagian Tengah ke Bagian Utara, sehingga distribusi listrik terganggu secara menyeluruh. Dampaknya langsung dirasakan oleh warga yang menggunakan lilin dan lampu darurat, usaha yang terhenti, serta mahasiswa dan pelajar yang tidak dapat menggunakan perangkat elektronik untuk belajar atau mengerjakan tugas.

Detail kejadian dan respons PLN

  • Gangguan terjadi pada jalur transmisi 275 kV Rumai–Muaro Bungo pukul 18.44 WIB.
  • Pemadaman mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.
  • PLN memperkirakan pemulihan membutuhkan 6–8 jam tergantung kondisi lapangan.
  • Sejumlah warga menggunakan lilin dan lampu darurat untuk penerangan sementara.
  • Usaha seperti warung internet, rental PlayStation, dan UMKM makanan mengalami kerugian operasional.
  • Mahasiswa dan pelajar terpaksa berhenti mengerjakan tugas karena perangkat elektronik tidak dapat digunakan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.