Ledakan sumbor air menimbulkan api tinggi di Aceh Utara
Pukul 03.00 WIB, Jumat 22 Mei 2026, sumur bor yang sedang dikerjakan untuk mencari sumber air di Gampong Blang Rubek, Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, tiba-tiba meledak dan memancarkan menyala api yang mencapai kira‑kira 50 meter. Lokasi sumur berada sekitar 200 meter dari permukiman warga, sehingga diperlukan penanganan segera untuk menjaga keamanan.
Pengeboran tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan air bersih yang akan dialirkan ke sawah setelah saluran irigasi wilayah masih tertimbun lumpur akibat banjir besar akhir tahun lalu. Keuchik Zulkarnaini membantah klaim bahwa lokasi pernah digunakan untuk pengeboran minyak dan gas, menegaskan bahwa pekerjaan murni untuk keperluan air.
Konsekuensi dan Tindakan Penanganan
- Lokasi: Gampong Blang Rubek, Lhoksukon, Aceh Utara, sekitar 200 meter dari permukiman.
- Kebakaran api mencapai kira‑kira 50 meter dan masih menyala hingga pagi.
- Pengeboran dilakukan untuk mencari sumber air bersih untuk irigasi sawah setelah banjir besar tahun lalu.
- Keuchik membantah lokasi pernah digunakan untuk migas; pengeboran murni untuk air.
- Pihak gampong meminta PT Pema Global Energi memeriksa kandungan gas; hasil menunjukkan 0 persen kontaminasi beracun.
- TNI dan Polri telah mengamankan lokasi dan melakukan pengecekan keselamatan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.