Anggota DPRK Aceh Jaya, Sudirman, divonis 11 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar oleh Pengadilan Negeri Banda Aceh karena terbukti melakukan korupsi dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) senilai Rp 8,8 miliar. Mantan Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Teuku Mufizar, juga divonis 4 tahun penjara dalam kasus yang sama.
Majelis hakim menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dana PSR yang seharusnya digunakan untuk peremajaan kebun kelapa sawit rakyat justru disalahgunakan, dengan lahan yang diajukan tidak memenuhi kriteria program.
Detail Vonis
- Sudirman: 11 tahun penjara, denda Rp 1,5 miliar, dan uang pengganti Rp 8,8 miliar.
- Teuku Mufizar: 4 tahun penjara dan denda Rp 33 juta.
Kronologi Kasus
- Sudirman mengajukan proposal PSR melalui Koperasi Pertanian Sama Mangat.
- Dana sebesar Rp 38,4 miliar disalurkan oleh BPDPKS berdasarkan rekomendasi Dinas Pertanian.
- Lahan yang diajukan ternyata bukan milik pekebun dan tidak memenuhi syarat PSR.
Dampak Kasus
- Kerugian negara mencapai Rp 8,8 miliar.
- Program PSR yang seharusnya membantu petani sawit Aceh Jaya terganggu.
- Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menginginkan 16 tahun penjara untuk Sudirman.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null] Actually Title string. Provide Title. Let's compute final score maybe 76. Use integer? Probably number. We'll put 76. Now produce JSON. Ensure valid JSON. Use double quotes. Provide ArticleMark
"Semoga ada yang membantu untuk tas sekolah dan peralatan tulis bagi anak-anak korban kebakaran," katanya.
Amdal PT Juya Aceh Mining Akhirnya Dibuka, DLHK Serahkan Dokumen ke P2LH
BANDA ACEH - Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) milik PT Juya Aceh Mining yang sebelumnya tidak tersedia untuk publik, akhirnya...
20.293 Rumah Terdampak Banjir Pidie Jaya Perlu Perpanjangan Transisi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, memperpanjang masa transisi penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah kabupaten tersebut.K
: Warga Beutong Ateuh menolak tambang, takut bencana ulang di Aceh
ABDYA - Menjelang siang, udara di Beutong Ateuh Banggalang terasa lebih berat dari biasanya. Di atas jembatan penyeberangan yang menjadi nadi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.