Kembalilingkungan

Petani Aceh dapat Rp380 miliar untuk rehabilitasi lahan pascabencana

Penulis

aceh.antaranews.com

Tanggal

04 Mei 2026

Petani Aceh dapat Rp380 miliar untuk rehabilitasi lahan pascabencana

Pemerintah Aceh mengalokasikan Rp380 miliar untuk rehabilitasi lahan pertanian yang rusak akibat banjir akhir 2025. Dana ini akan digunakan untuk optimasi lahan, rehabilitasi, irigasi, dan infrastruktur pendukung di 16 kabupaten/kota.

Program tersebut mencakup optimasi lahan untuk sawah ringan sebesar Rp155,6 miliar yang meliputi 27.071 hektare, rehabilitasi lahan sedang sebesar Rp65,2 miliar untuk 4.393 hektare, serta pembangunan irigasi perpompaan, perpipaan, konservasi, dan jalan usaha tani.

Progres dan Target Pelaksanaan

  • Rp155,6 miliar dialokasikan untuk optimasi lahan (oplah) sawah ringan di 27.071 hektare, dengan konstruksi sekitar Rp124,5 miliar dan pengolahan lahan Rp24,3 miliar.
  • Rp65,2 miliar untuk rehabilitasi lahan sedang covering 4.393 hektare; hingga kini 3.981 hektare telah dikerjakan oleh kelompok tani bersama TNI.
  • Pembangunan 641 unit irigasi perpompaan dengan anggaran Rp98 miliar; saat ini 70 unit (≈3,5 %) dalam pengerjaan.
  • Irigasi perpipaan 149 unit (anggaran Rp14 miliar) menunjukkan progres sekitar 24 %.
  • 45 unit bangunan konservasi (anggaran Rp5,4 miliar) masih dalam persiapan; jaringan irigasi tersier 300 unit (anggaran Rp30 miliar) hanya 8 % sedang dikerjakan.
  • 106 unit Jalan Usaha Tani (anggaran Rp11,6 miliar) juga memiliki progres sekitar 8 %.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.