Markas Besar TNI mengumumkan penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) yang sebelumnya dipegang Letjen TNI Yudi Abrimantyo. Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi menyusul kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyatakan penyerahan jabatan tersebut telah dilaksanakan. Namun, Aulia tidak merinci apakah posisi Kabais telah diisi pejabat baru atau hanya bersifat sementara.
Detail Kasus
- Empat anggota Bais ditetapkan sebagai terduga pelaku: Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.
- Pemeriksaan internal masih berlangsung untuk menindaklanjuti kasus ini.
- Sorotan publik terus mengikuti perkembangan kasus, terutama terkait akuntabilitas TNI dan perlindungan aktivis sipil.
Dampak dan Reaksi
- Langkah TNI dinilai sebagai upaya menjaga kredibilitas institusi.
- Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang prosedur dan etika dalam penanganan aktivis oleh aparat.
- Masyarakat menantikan kejelasan lebih lanjut mengenai proses hukum dan tindak lanjut terhadap terduga pelaku.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaHanya 604 ribu dari 5,7 juta Aceh tercover JKA","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":70,"LongTermValue":85,"Education":80,"FinalScore":82,"Summary":"Hanya 604.446 jiwa dari 5,7万人
Dalam tekanan fiskal seberat itu, memilih siapa yang ditanggung dan siapa yang tidak adalah pilihan yang menyakitkan.
Warga Gampong Jawa Lama Terima Bantuan Baitul Mal Pasca Kebakaran 84 Rumah
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Keuchik Gampong Jawa Lama, Samsul, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran
Warga Aceh Tamiang Gugat Pemerintah, Minta Status Bencana Nasional
Penggugat meminta hakim PTUN memerintahkan pemerintah segera menetapkan status bencana nasional atas bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. MODUSACEH.CO, Jakarta | KORBAN banjir dan t
:Korban Kebakaran Pardede Lhokseumawe Harap Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah
SIANG itu, Selasa, 5 Mei 2026, matahari berdiri tegak di atas Kota Lhokseumawe. Panas menggantung berat di udara. Jalanan dipenuhi lalu lalang...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.