Kembalipendidikan

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Raih Peringkat 2 Nasional Bidang Hukum Scimago 2026

Penulis

serambinews.com

Tanggal

29 Mar 2026

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Raih Peringkat 2 Nasional Bidang Hukum Scimago 2026

UIN Ar-Raniry Banda Aceh meraih peringkat kedua nasional bidang hukum dalam Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026. Capaian ini menempatkan UIN Ar-Raniry di atas sejumlah kampus besar dan mencerminkan peningkatan kualitas riset di perguruan tinggi keagamaan Islam.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyatakan bahwa prestasi ini menunjukkan perubahan dalam lanskap riset nasional. UIN Ar-Raniry juga unggul dalam pengelolaan jurnal ilmiah dan kolaborasi internasional.

Capaian dan Dampak

  • Peringkat 2 nasional bidang hukum dalam Scimago Institutions Rankings 2026.
  • Peringkat 131 global untuk bidang hukum, melampaui sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran.
  • 125 jurnal ilmiah dan prosiding dikelola, dengan 49 jurnal terakreditasi nasional melalui sistem Science and Technology Index (SINTA).
  • 4 jurnal terindeks Scopus kuartil satu (Q1), termasuk El-Usrah yang masuk 50 besar dunia dalam pemeringkatan Scimago Journal Rank (SJR) 2025.

Penguatan Ekosistem Riset

  • Peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan pengembangan jurnal bereputasi.
  • Perluasan kolaborasi internasional dan penguatan budaya publikasi di lingkungan fakultas.
  • Dua dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry masuk dalam daftar Top 2 Percent Scientist Worldwide.

Dampak Jangka Panjang

  • Meningkatkan reputasi riset UIN Ar-Raniry dan perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
  • Memberikan kontribusi signifikan dalam produksi pengetahuan dan inovasi.
  • Mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.