Kembaliekonomi

: Khawatir: 57 Buruh Aceh Utara Tunggu Rp115,5 Juta Upah PublicImpact: 82 Credibility: 88 Urgency: 78 Evidence: 90 LongTermValue: 70 Education: 65 FinalScore: 81 Summary: Lebih dari 57 buruh dan tukah

Penulis

serambinews.com

Tanggal

09 Mei 2026

: Khawatir: 57 Buruh Aceh Utara Tunggu Rp115,5 Juta Upah
PublicImpact: 82
Credibility: 88
Urgency: 78
Evidence: 90
LongTermValue: 70
Education: 65
FinalScore: 81
Summary: Lebih dari 57 buruh dan tukah

Para buruh dan tukang yang membangun hunian sementara (huntara) untuk penyintas banjir di Kecamatan Lapang dan Seunuddon, Aceh Utara, melaporkan bahwa upah mereka belum dibayar sejak proyek selesai pertengahan Maret 2026.

Total tunggakan upah yang belum diterima mencapai Rp115,5 juta, yang dihadapi oleh 57 orang pekerja dari berbagai desa seperti Matang Baroh, Kuala Keureuto, dan Kuala Cangkoi.

Dampak pada Pekerja dan Kepercayaan Publik

  • Jumlah buruh yang belum dibayar: 57 orang
  • Total upah yang belum lunas: Rp115,5 juta
  • Lokasi proyek: Kecamatan Lapang dan Seunuddon, termasuk Desa Matang Baroh, Kuala Keureuto, Kuala Cangkoi, dan Keude Lapang
  • Haji Uma telah menghubungi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan KemenDPR dan Kepala Pos Komando Wilayah Satgas PRR Aceh untuk menuntut pembayaran
  • BNPB menyatakan pembayaran kontrak kepada pengembang sudah selesai, menimbulkan contradiksi dengan lapangan
  • Pekerja mengharap pelunasan segera agar mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan menghindari utang
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.