Para buruh dan tukang yang membangun hunian sementara (huntara) untuk penyintas banjir di Kecamatan Lapang dan Seunuddon, Aceh Utara, melaporkan bahwa upah mereka belum dibayar sejak proyek selesai pertengahan Maret 2026.
Total tunggakan upah yang belum diterima mencapai Rp115,5 juta, yang dihadapi oleh 57 orang pekerja dari berbagai desa seperti Matang Baroh, Kuala Keureuto, dan Kuala Cangkoi.
Dampak pada Pekerja dan Kepercayaan Publik
- Jumlah buruh yang belum dibayar: 57 orang
- Total upah yang belum lunas: Rp115,5 juta
- Lokasi proyek: Kecamatan Lapang dan Seunuddon, termasuk Desa Matang Baroh, Kuala Keureuto, Kuala Cangkoi, dan Keude Lapang
- Haji Uma telah menghubungi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan KemenDPR dan Kepala Pos Komando Wilayah Satgas PRR Aceh untuk menuntut pembayaran
- BNPB menyatakan pembayaran kontrak kepada pengembang sudah selesai, menimbulkan contradiksi dengan lapangan
- Pekerja mengharap pelunasan segera agar mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan menghindari utang
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKorban banjir Aceh khawatir, ajukan gugatan administratif PTUN
Korban bencana sumatera melalui tim advokasi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan tindak administrasi pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jak
: Bupati Abdya Tenang Pastikan RSUD-TP Layani Semua Peserta JKA
Safaruddin menegaskan bahwa JKA menyangkut hak dasar masyarakat Aceh & tanggung jawab negara dalam memastikan rakyat tidak kehilangan akses kesehatan
Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan
"Kita punya beban utang cukup besar. Ini menyangkut manajemen. Terhadap beban yang sudah ada, bagaimana menutupinya?" kata anggota Pansus
Warga Aceh Penasar Bagaimana Indeks Demokrasi Naik Jadi 83,43
Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.