Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menetapkan satu tersangka tambahan dalam kasus dugaan korupsi beasiswa Pemerintah Aceh. Tersangka baru berinisial ET, seorang karyawan bagian keuangan IEP Persada Nusantara, ditetapkan setelah penyidikan mengungkap dugaan penyaluran beasiswa fiktif.
Kasus ini melibatkan alokasi anggaran beasiswa sebesar Rp21 miliar pada 2021-2023 dan Rp5,8 miliar pada 2023, yang disalurkan melalui rekening IEP Persada Indonesia. Dugaan korupsi menyebabkan kerugian negara mencapai Rp14 miliar, dengan Rp1,88 miliar telah disita selama penyidikan.
Kronologi Kasus
- Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran beasiswa melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.
- Penyaluran beasiswa diduga tidak sesuai dengan perjanjian, termasuk penagihan fiktif biaya kuliah.
- Dugaan beasiswa tidak disalurkan kepada mahasiswa atau universitas tujuan, menyebabkan kelebihan penyaluran sebesar Rp8,25 miliar.
Tersangka dan Tuntutan Hukum
- Tersangka ET ditahan bersama tiga tersangka sebelumnya: S (Kepala BPSDM Aceh), CP (Kepala Bidang Pengembangan SDM), dan RH (Pejabat Pelaksana Teknis Beasiswa).
- Para tersangka didakwa melanggar Pasal 603 KUHP dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
- Penyidikan masih berlangsung, dengan kemungkinan penambahan tersangka baru jika ditemukan bukti tambahan.
Imbauan kepada Masyarakat
Kejati Aceh mengimbau pihak yang menerima beasiswa dan tidak menggunakannya sesuai peruntukan untuk segera mengembalikannya. Kasus ini menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik, terutama yang berkaitan dengan pendidikan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Khawatir: Imunisasi 33%, Kasus Campak Naik","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":85,"Summary":"Cakupan imunisasi di_A
BANDA ACEH - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan cakupan imunisasi di Aceh masih rendah dan...
:Khawatir Tenang, Warga Aceh Menunggu Pemulihan Listrik dari PLN
“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim
.Warga Beutong Nagan Raya, Aceh Takut Tambang Ancam Sumber Air
KBA.ONE, BANDA ACEH—Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh menghentikan seluruh rencana maupun aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Ban
Warga Aceh Tak Daya Tahan Akibat Blackout Sumatera Berulang
Penulis: Dr. Andree Armilis, M.A. Sosiolog & Analis Stratejik, warga Sumatera. Transaksi digital terganggu akibat jaringan internet dan mesin pembayaran mati. PEMADAMAN listrik massal yang m


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.