News
45 Rumah Panggung Tahan Banjir untuk Korban Bencana di Bireuen
8 jam yang lalu
Pembangunan 45 unit rumah hunian tetap (Huntap) untuk korban bencana hidrometeorologi di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, telah dimulai. Proyek ini merupakan hasil kerjasama dengan Daarut Tauhid (DT) Peduli dan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (12/3/2026).
Rumah panggung berukuran 6 x 6 meter ini dirancang tahan terhadap gempa dan banjir, dengan biaya pembangunan sebesar Rp50 juta per unit. Setiap unit akan memiliki dua kamar tidur, ruang tamu, dan dapur, sementara fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) akan dibangun secara komunal di sekitar kompleks perumahan.
Detail Pembangunan
- Lokasi: Dusun Matang Pasi, Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen
- Jumlah Unit: 45 unit, dibangun dalam dua tahap (25 unit tahap pertama, 20 unit tahap kedua)
- Durasi Pembangunan: 6 bulan
- Biaya per Unit: Rp50 juta
- Fasilitas: Dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan fasilitas MCK komunal
Dampak dan Harapan
Pembangunan rumah ini diharapkan dapat membantu warga yang terdampak bencana banjir untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik. Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada LPM DT Peduli serta semua pihak yang berkontribusi dalam pembangunan rumah tetap bagi korban bencana.
Rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga tempat membangun harapan, ketenangan, dan masa depan keluarga. Rangkaian acara peletakan batu pertama diakhiri dengan buka puasa bersama para pengungsi korban banjir.
