On 30 April 2026, the Baby Preneur Daycare in Gampong Lamgugob, Syiah Kuala, Banda Aceh was found deserted after the Banda Aceh City Government permanently shut it down following allegations of infant abuse.
The closure came a day after police named three suspects in the case, and the site has been cordoned off with police tape while authorities monitor the location. Officials emphasized the move aims to protect children and prevent similar incidents.
Langkah Pemerintah dan Reaksi Masyarakat
- 30 April 2026: Lokasi daycare terlihat sepi setelah penutupan permanen oleh Pemko Banda Aceh.
- 29 April 2026: Polresta Banda Acehet menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam dugaan penganiayaan bayi.
- Daycare tersebut tidak memiliki izin operasional berdasarkan konfirmasi Pemko.
- Pemko berjanji akan mengalihkan anak-anak eks‑dititip ke tempat penitipan lain yang lebih layak dan aman.
- Pemerintah menyerukan semua pemilik daycare di Banda Aceh untuk segera mengurus perizinan, dengan ancaman penutupan sementara bagi yang tidak berizin.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita1.354 KK Langsa Terima Bantuan Banjir, Proses Tahap Dua Masih Berlangsung
“Penyaluran bantuan banjir saat ini terus kami upayakan sebaik mungkin melalui pendataan yang maksimal,” ujar Jeffry di hadapan massa demonstran.
Warga Aceh Utara Khawatir Tetapi Tenang Menerima DTH","PublicImpact":80,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":60,"Education":55,"FinalScore":78,"Summary":"Pemerintah Aceh Utara멤방
Sebanyak 1.620 Kepala Keluarga (KK) penyintas banjir bandang dan tanah longsor yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara menerima dana tunggu hunian (DTH) seraya menunggu pembang
:null? Wait we need correct key names. The schema: { "Title": "Judul berita", "PublicImpact": number, "Credibility": number, "Urgency": number, "Evidence": number, "LongTermV
Kasus yang awalnya hanya menyeret satu orang ini kini berkembang usai penyidik menemukan bukti baru yang mengungkap keterlibatan pengasuh lain.
Warga Aceh khawatir, minta evaluasi sistem daycare setelah kasus kekerasan
BANDA ACEH – Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati, mendesak evaluasi total terhadap sistem daycare di Aceh, mulai dari perlindungan anak,...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.