Kebakaran lahan terjadi di tiga lokasi berbeda di Kota Lhokseumawe pada Kamis (26/3/2025). Insiden pertama terjadi pukul 11.48 WIB di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, dan berhasil dipadamkan dalam 30 menit. Kebakaran kedua terjadi pukul 13.40 WIB di perbatasan Kecamatan Blang Mangat dengan Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, dengan luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare. Insiden ketiga terjadi pukul 14.30 WIB di kawasan Cot Sabong, Kecamatan Muara Dua, dengan luas lahan terbakar sekitar 500 meter persegi.
Penyebab kebakaran di ketiga lokasi belum dapat dipastikan, namun diduga kuat akibat pembakaran liar. Kepala Regu Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe, Ridwan Saputra, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena cuaca di Kota Lhokseumawe dalam sepekan terakhir sangat terik, terutama dari pagi hingga jelang sore. Masyarakat diminta tidak membakar lahan untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Dampak Kebakaran
- 1,5 hektare lahan terbakar di perbatasan Blang Mangat dan Kuta Makmur
- 500 meter persegi lahan terbakar di Cot Sabong
- Tidak ada bangunan yang terdampak
- Cuaca terik meningkatkan risiko kebakaran
Upaya Pemadaman
- Satu unit mobil pemadam dikerahkan untuk setiap insiden
- Kebakaran pertama dan ketiga dipadamkan dalam 30 menit
- Kebakaran kedua dipadamkan dalam satu jam dengan bantuan water cannon dari Brimob Jeulikat
Imbauan kepada Masyarakat
- Hindari pembakaran lahan
- Waspada terhadap cuaca terik
- Laporkan segera jika menemukan kebakaran
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaEmpati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
Warga Aceh Tengah Khawatir, RSUD Ancam Kolaps karena JKA Hilang
ACEH TENGAH — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah mulai merasakan dampak serius penerapan sistem desil dalam program Jaminan Kesehatan...
: Warga Aceh Utara Hilang Layanan JKA Gratis karena Kesalahan Data Desil
Kunjungan tersebut dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang mengaku tidak lagi mendapatkan layanan kesehatan setelah perubahan status


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.