Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Lima Bulan Pasca Banjir, Lumpur Masih Timbun Rumah Warga Pidie Jaya

4 jam yang lalu

Lima bulan setelah banjir bandang melanda Kabupaten Pidie Jaya, lumpur masih menimbun rumah warga di beberapa wilayah. Kondisi ini terlihat di Kecamatan Meureudue dan Meurah Dua, di mana lumpur setinggi satu hingga tiga meter menutupi bangunan rumah, sarana pendidikan, dan sarana ibadah. Tanah lumpur yang semakin padat membuat pembersihan menjadi sulit dan memerlukan alat berat yang minim di daerah tersebut.

Warga di Dusun Pante Geulima, Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudue, mengalami kerusakan parah. Jalan di dusun tersebut berubah menjadi alur sungai dan belum bisa dikembalikan menjadi jalan meskipun alat berat pernah dikerahkan. Warga berinisiatif membersihkan lumpur di dalam rumah mereka sendiri, sementara relawan, komunitas, TNI, Polri, dan mahasiswa juga turut membantu.

Dampak Banjir

  • 212 kepala keluarga menempati hunian sementara di kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya dan lokasi huntara lainnya.
  • Sebagian warga masih menumpang di rumah keluarga.
  • Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus menyiapkan huntara untuk warga terdampak.
  • Bantuan jaminan hidup sementara telah disalurkan Kementerian Sosial kepada korban banjir.

Kondisi Saat Ini

  • Pembersihan lumpur terhambat karena minimnya alat berat.
  • Jalan di beberapa dusun berubah menjadi alur sungai.
  • Warga dan relawan terus berupaya membersihkan lumpur sisa banjir.
  • Pemerintah terus menyiapkan bantuan dan huntara untuk pemulihan pascabanjir.
Lima Bulan Pasca Banjir, Lumpur Masih Timbun Rumah Warga Pidie Jaya
0123456789