Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Bireuen Menanti Huntap Jelang Lebaran di Pengungsian Banjir

4 jam yang lalu

Warga Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, masih menghadapi kesulitan empat bulan setelah banjir bandang melanda wilayah mereka pada akhir November 2025. Riska Devia (35), salah satu korban, harus menjalani Lebaran di pengungsian tanpa kepastian akan masa depan. Rumah dan tanahnya hilang tersapu banjir, meninggalkan luka dan ketidakpastian yang mendalam.

Riska mengungkapkan kesedihannya menjelang Idulfitri yang seharusnya penuh kebahagiaan. "Rumah kami sudah tidak ada lagi, semua dibawa banjir. Mau cerita bagaimana Lebaran nanti pun rasanya sulit," ujarnya. Warga lainnya juga masih bergantung pada pengungsian dengan keterbatasan yang ada.

Harapan akan Hunian Tetap

  • Banjir bandang menghancurkan rumah dan harta benda warga, memaksa mereka mengungsi.
  • Empat bulan berlalu, namun pemulihan belum terlihat jelas.
  • Riska dan warga berharap pemerintah segera membangun hunian tetap (huntap) dan menyalurkan bantuan hidup (jadup).
  • Lebaran di pengungsian menjadi momen yang menyedihkan bagi korban banjir.

Harapan akan perhatian serius dari pemerintah terus menguat. Warga berharap dapat memulai hidup baru dengan tempat tinggal yang layak dan bantuan yang memadai.

Warga Bireuen Menanti Huntap Jelang Lebaran di Pengungsian Banjir