News
Warga Bireuen Mengungsi 4 Bulan Pasca Banjir, Rumah Hilang dan Rusak Parah
3 jam yang lalu
Banjir bandang yang melanda Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang, Bireuen, pada empat bulan lalu masih meninggalkan dampak yang mendalam. Sebanyak 18 unit rumah hilang, 13 unit rusak berat, dan 74 unit rusak ringan, termasuk puluhan ruko dan doorsmeer yang rusak parah. Hingga kini, 30 jiwa masih mengungsi di meunasah setempat, sementara sebagian warga lainnya telah kembali ke rumah untuk membersihkan sisa-sisa banjir.
Nurhayati (45), salah satu warga yang kehilangan rumah, mengungkapkan kesulitan hidup di pengungsian. Ia bersama keluarga mengungsi di meunasah sejak banjir melanda. "Kalau disuruh pindah dari meunasah, kami akan pulang ke rumah keuchik karena sudah tidak ada rumah," ujarnya. Nurhayati berharap segera mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumahnya.
Dampak Banjir di Bireuen
- 18 rumah hilang dan 13 rusak berat, sementara 74 rumah rusak ringan.
- 30 jiwa masih mengungsi di meunasah setelah empat bulan.
- Bantuan sembako dari Pemkab Bireuen dan relawan dinilai memadai.
- Warga seperti Nurhayati kehilangan rumah dan berharap pemulihan segera.
Harapan Warga
Warga mengungsi di meunasah masih membuka dapur umum dan menerima bantuan sembako. Namun, mereka berharap pemulihan rumah dan infrastruktur segera dilakukan agar bisa kembali hidup normal.
