Wamenkes RI Prof Dr Dante Saksono Harbuwono menyoroti bahwa cakupan imunisasi di Aceh hanya 33 persen, jauh di bawah rata‑rata nasional 80,2 persen dan target pemerintah 90 persen. Kedatangan beliau ke UPTD Puskesmas Lueng Bata, Banda Aceh, menyoroti munculnya 263 kasus campak di seluruh provinsi.
Dia menjelaskan bahwa rendahnya imunisasi dipengaruhi anggapan salah tentang efek vaksin dan keputusan yang bergantung pada kepala keluarga. Selain campak, data menunjukkan lebih dari 1.600 kasus tuberkulosis dan sekitar 63 persen anak di Kota Banda Aceh masih berstatus zero dose.
Faktor Penyebab dan Upaya Pemerintah
- Anggapan salah tentang efek samping imunisasi masih menyebar di masyarakat.
- Keputusan imunisasi sering menunggu persetujuan kepala keluarga, terutama pada hari kerja.
- Pemko Banda Aceh memperkuat layanan primer di puskesmas dan posyandu, serta melakukan pendekatan rumah‑rumah (jemput bola).
- Pendidikan kepada masyarakat ditingkatkan lewat pendekatan persuasif dan melibatkan tokoh agama, TP‑PKK, sekolah, dan keuchik.
- Pemetaan sasaran by name by address dilakukan hingga tingkat gampong untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat.
- Fatwa MPU mengclarifikasi bahwa imunisasi halal (mubah) nhằm menghilangkan debat halal‑haramm.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
Warga Nagan Raya tenang, cukup KTP KK untuk berobat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":65,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":70,"FinalScore":75,"Summary":"Pemkab Nagan Raya mengiz
“Bagi masyarakat Nagan Raya, jangan takut untuk berobat ke rumah sakit dan puskesmas, karena sekarang cukup membawa KTP dan KK saja,” ujar Bupati


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.