News
Wali Kota Langsa Kecewa Kepala BPBD Mundur di Tengah Bantuan Banjir
11 jam yang lalu
Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, mengaku kecewa dengan pengunduran diri Kepala BPBD Kota Langsa, Nursal Saputra. Keputusan Nursal untuk mundur di tengah proses distribusi bantuan Tahap I pascabencana banjir 2025 dinilai tidak tepat waktu, mengingat tanggung jawabnya terhadap pendataan dan penyaluran bantuan kepada korban.
Jeffry menekankan bahwa pengunduran diri seharusnya dilakukan setelah tanggung jawab distribusi bantuan rampung. Hal ini penting karena menyangkut kehidupan banyak warga yang terdampak bencana.
Alasan Kekecewaan Wali Kota
- Kinerja yang kurang baik: Jeffry menilai kinerja Nursal pascabencana banjir 2025 tidak memuaskan.
- Tanggung jawab tidak selesai: Nursal mengundurkan diri sebelum bantuan Tahap I rampung, padahal pendataan bantuan merupakan tanggung jawabnya.
- Kepentingan korban bencana: Distribusi bantuan merupakan prioritas yang harus diselesaikan sebelum pengunduran diri.
Dampak Pengunduran Diri
- Polemi pendataan stimulan: Pengunduran diri Nursal menimbulkan polemik terkait pendataan stimulan rumah bantuan korban banjir.
- Ketidakpastian distribusi: Proses distribusi bantuan Tahap I menjadi terhambat, mempengaruhi kehidupan korban bencana.
Jeffry menegaskan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dinilai kinerjanya, termasuk BPBD. Dia berharap ke depan, setiap pejabat dapat menyelesaikan tanggung jawabnya sebelum mengambil keputusan pribadi.
