Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Hathar, menekankan bahwa pemulihan pascabencana di Aceh harus melampaui pendekatan fisik semata. Ia mengingatkan bahwa Aceh bukan hanya wilayah geografis, tetapi juga jati diri dan peradaban yang berdiri kokoh di atas pilar adat dan syariat.
Dalam sambutannya di Musyawarah Besar Majelis Adat Aceh (MAA) di Meuligoe Wali Nanggroe, Banda Aceh, Malik Mahmud menyoroti dampak serius bencana banjir hidrometeorologi pada November 2025. Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengguncang stabilitas sosial masyarakat adat.
Pentingnya Pemulihan Holistik
- Pemulihan tatanan sosial: Malik Mahmud menekankan bahwa proses rehabilitasi harus memprioritaskan pemulihan tatanan sosial dan penguatan nilai-nilai adat.
- Sinergi lintas lembaga: Ia mendorong kerjasama antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan lembaga adat untuk memastikan pemulihan yang holistik.
- Peran strategis MAA: Majelis Adat Aceh diharapkan mengambil peran strategis dalam mediasi sosial di wilayah terdampak dan mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran.
Revitalisasi Institusi Adat
- Digitalisasi dan dokumentasi: Malik Mahmud menekankan pentingnya revitalisasi institusi adat melalui digitalisasi dan dokumentasi yang sistematis agar tetap relevan bagi generasi muda.
- Falsafah adat: Mengutip falsafah kuno, "Adat bak Poteumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak Laksamana", ia mengingatkan bahwa keberlanjutan Aceh sangat bergantung pada kekuatan nilai adat yang hidup di tengah masyarakat.
Pesan untuk Rakyat Aceh
- Kekuatan adat: Malik Mahmud mengirimkan pesan kepada rakyat Aceh bahwa adat masih hidup, Aceh tetap kuat, dan masyarakat tidak akan pernah menyerah dalam menjaga marwah daerah ini.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Khawatir: Imunisasi 33%, Kasus Campak Naik","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":85,"Summary":"Cakupan imunisasi di_A
BANDA ACEH - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan cakupan imunisasi di Aceh masih rendah dan...
:Khawatir Tenang, Warga Aceh Menunggu Pemulihan Listrik dari PLN
“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim
.Warga Beutong Nagan Raya, Aceh Takut Tambang Ancam Sumber Air
KBA.ONE, BANDA ACEH—Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh menghentikan seluruh rencana maupun aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Ban
Warga Aceh Tak Daya Tahan Akibat Blackout Sumatera Berulang
Penulis: Dr. Andree Armilis, M.A. Sosiolog & Analis Stratejik, warga Sumatera. Transaksi digital terganggu akibat jaringan internet dan mesin pembayaran mati. PEMADAMAN listrik massal yang m


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.