Kembalikesehatan

Warga Aceh Khawatir, Cakupan Imunisasi Rendah Memicu Wabah Campak

Penulis

serambinews.com

Tanggal

22 Mei 2026

Warga Aceh Khawatir, Cakupan Imunisasi Rendah Memicu Wabah Campak

Situasi Imunisasi di Aceh

Cakupan imunisasi dasar lengkap di Aceh hanya mencapai 33 persen, jauh di bawah target nasional 90 persen dan rata‑rata nasional 80,2 persen pada tahun 2025. Ketidakmampuan ini terlihat jelas dari munculnya 263 kasus campak di seluruh provinsi, dengan 24 kasus tercatat di Banda Aceh alone.

Faktor Penyebab dan Upaya Percepatan

  • Misconsepsi tentang efek samping masih merayap di masyarakat, membuat keluarga ragu memberikan vaksin.
  • Keputusan bergantung pada kepala keluarga sering menunda atau menolak imunisasi anak.
  • Cakupan imunisasi di Kota Banda Aceh hanya 34 persen, dengan 63 persen anak berstatus zero dose (belum pernah menerima DPT‑HB‑Hib).
  • Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat layanan primer di puskesmas dan posyandu, serta melakukan pemetaan sasaran by name by address hingga tingkat gampong.
  • Strategi imunisasi hari Sabtu atau libur dirancang agar bapa bisa ikut mengambil keputusan.
  • Pendekatan jemput bola melalui kader posyandu dan kunjungan rumah‑rumah meningkatkan akses layanan.
  • Edukasi masyarakat ditingkatkan melalui pendekatan persuasif, kolokasi dengan TP‑PKK, Dinas Pendidikan, tokoh agama, dan sekolah.
  • Fatwa MUIAceh menyatakan imunisasi mubah (diperbolehkan), menghilangkan isu halal‑haras sebagai alasan penolakan.

Dengan kombinasi data yang jelas dan upaya lapangan yang terkoordinasi, harapan cakupan imunisasi di Aceh dapat meningkat, menekan risiko wabah campak dan penyakit menular lainnya yang masih mengancam kesehatan generasi muda Aceh.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.