Warga Aceh Besar mengeluhkan kualitas air PDAM yang keruh dan tidak layak konsumsi. Keluhan ini telah berlangsung selama beberapa bulan tanpa penanganan serius dari pihak terkait. Anggota DPRK Aceh Besar meninjau kondisi air dan berjanji untuk segera menindaklanjuti.
Dampak dari air keruh ini termasuk kerusakan pada peralatan rumah tangga seperti mesin cuci dan pompa air akibat endapan kotoran dari air tersebut.
Kondisi Air PDAM di Aceh Besar
- Keluhan dari Warga: Warga Gampong Lampuja dan Gampong Kajhu mengeluhkan air PDAM yang keruh dan berlumpur.
- Tanggapan Pihak Berwenang: Anggota DPRK Aceh Besar, Rahmat Aulia dan Satria Maulana Putra, meninjau kondisi air dan berjanji untuk segera menindaklanjuti.
- Dampak pada Kehidupan Sehari-hari: Air keruh tidak layak digunakan untuk keperluan dasar seperti mencuci dan memasak.
- Kerusakan pada Peralatan Rumah Tangga: Sejumlah warga mengalami kerusakan pada peralatan rumah tangga akibat endapan kotoran dari air tersebut.
Langkah Selanjutnya
- Koordinasi dengan PDAM Tirta Mountala: Anggota DPRK Aceh Besar akan berkoordinasi dengan pihak PDAM untuk segera menangani permasalahan air bersih.
- Harapan Warga: Warga berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pihak terkait agar distribusi air bersih kembali normal dan layak digunakan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Bireuen Dijamin Menerima Bantuan Banjir Utuh Tanpa Pemotongan
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menegaskan bahwa seluruh bantuan korban banjir harus diterima utuh tanpa pemotongan dalam bentuk apapun.
:null}? Wait need proper JSON. Provide Title string etc. Let's craft final JSON with proper values. Title:
Bupati Bireuen Mukhlis melarang semua pihak memotong dana bantuan yang menjadi hak para penyintas banjir yang diberikan oleh negara, kata Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Ju
Warga Aceh Tamiang Harap Sekolah Dibangun, 254 Unit Diproses Pasca Bencana 2025
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang menyatakan untuk tahun 2026 masih fokus pada pembangunan infrastruktur pendidikan yang rusak akibat bencana alam yang melanda kawasan
Warga Lhokseumawe minta sistem rembes agar pasien miskin tidak ditolak
“Ada masyarakat miskin yang datang berobat, tetapi harus bertengkar dengan pihak rumah sakit karena terdaftar di desil 8. Ini sangat memprihatinkan,”


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.