Banjir bandang yang melanda Kampung Alur Manis, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, meninggalkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga. Meski telah berlalu beberapa bulan, banyak warga masih terjebak dalam ketidakpastian terkait bantuan dari pemerintah. Mereka yang rumahnya rusak parah bahkan tidak masuk dalam kategori yang berhak mendapatkan hunian sementara (huntara).
Kondisi ini memaksa warga untuk bertahan dalam keterbatasan. Sebagian masih tinggal di tenda pengungsian di lapangan bola Kebun Rantau, sementara yang lain kembali ke rumah mereka yang masih rusak. Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan terkait bantuan perbaikan rumah dan solusi tempat tinggal sementara.
Kondisi Warga Pascabanjir
- Rumah rusak parah: Banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, dengan bagian dalam hancur, pintu rusak, atap runtuh, dan kamar mandi tidak dapat digunakan.
- Tidak masuk kategori bantuan: Sebagian warga tidak masuk dalam kategori rumah rusak berat maupun sedang, sehingga tidak berhak mendapatkan huntara.
- Bantuan perbaikan rumah belum terealisasi: Janji bantuan perbaikan rumah dari pemerintah belum kunjung terealisasi, meninggalkan warga dalam ketidakpastian.
- Keterbatasan di pengungsian: Warga yang masih tinggal di tenda pengungsian menghadapi keterbatasan waktu, karena masa penggunaan tenda segera berakhir.
Harapan Warga
Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan terkait bantuan perbaikan rumah maupun solusi tempat tinggal sementara. Mereka juga berharap penanganan di wilayah mereka dapat dipercepat, mengingat kondisi mereka yang lebih parah dibandingkan daerah lain yang telah menerima bantuan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Aceh Tamiang Khawatir Tenang, 122 Poskesdes Belum Pulih
“Pak Menteri sudah melihat langsung kondisi kita Ketika kunjungan pertama ke Puskesmas Kualasimpang, atas dukungan bupati,
Hanya 30% Daycare Aceh Berizin, Korban Anak Meningkat","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":78,"Evidence":70,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":80,"Summary":"Kasus dugaan kekerasan
Khusus di Aceh, hanya segelintir daycare yang mengantongi izin, memperlihatkan adanya celah besar dalam tata kelola layanan pengasuhan anak.
Warga Lhokseumawe Dapat Akses Dokter Spesialis Bedah Baru Universitas Malikussaleh (Unimal) meluncurkan Program Studi Spesialis Dokter Bedah Fakultas Kedokteran pada Jumat, 1 Mei 2026. Peluncuran dip
Program Dokter Spesialis ini merupakan mandatori dari Presiden Prabowo Subianto yang dilatarbelakangi kondisi masih kekurangan dokter spesialis
71 Lokasi Huntap Aceh Siap, Warga Terdampak Menunggu Lahan","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":70,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":60,"FinalScore":82,"Summary":"71 titik lokasiハン
Ia menjelaskan, total usulan pembangunan huntap di Aceh mencapai 17.541 unit rumah untuk kepala keluarga terdampak bencana.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.