Kembalilingkungan

Warga Alur Manis Aceh Tamiang Terjebak Ketidakpastian Bantuan Pascabanjir

Penulis

ajnn.net

Tanggal

23 Mar 2026

Warga Alur Manis Aceh Tamiang Terjebak Ketidakpastian Bantuan Pascabanjir

Banjir bandang yang melanda Kampung Alur Manis, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, meninggalkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga. Meski telah berlalu beberapa bulan, banyak warga masih terjebak dalam ketidakpastian terkait bantuan dari pemerintah. Mereka yang rumahnya rusak parah bahkan tidak masuk dalam kategori yang berhak mendapatkan hunian sementara (huntara).

Kondisi ini memaksa warga untuk bertahan dalam keterbatasan. Sebagian masih tinggal di tenda pengungsian di lapangan bola Kebun Rantau, sementara yang lain kembali ke rumah mereka yang masih rusak. Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan terkait bantuan perbaikan rumah dan solusi tempat tinggal sementara.

Kondisi Warga Pascabanjir

  • Rumah rusak parah: Banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, dengan bagian dalam hancur, pintu rusak, atap runtuh, dan kamar mandi tidak dapat digunakan.
  • Tidak masuk kategori bantuan: Sebagian warga tidak masuk dalam kategori rumah rusak berat maupun sedang, sehingga tidak berhak mendapatkan huntara.
  • Bantuan perbaikan rumah belum terealisasi: Janji bantuan perbaikan rumah dari pemerintah belum kunjung terealisasi, meninggalkan warga dalam ketidakpastian.
  • Keterbatasan di pengungsian: Warga yang masih tinggal di tenda pengungsian menghadapi keterbatasan waktu, karena masa penggunaan tenda segera berakhir.

Harapan Warga

Warga berharap pemerintah segera memberikan kejelasan terkait bantuan perbaikan rumah maupun solusi tempat tinggal sementara. Mereka juga berharap penanganan di wilayah mereka dapat dipercepat, mengingat kondisi mereka yang lebih parah dibandingkan daerah lain yang telah menerima bantuan.

Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.